Jumat, 08 Juni 2012 0 komentar By: anasurba

Belajar edit foto menggunakan photoshop

belajar edit foto menggunakan photoshop bersama anas urba



READ MORE - Belajar edit foto menggunakan photoshop
Selasa, 28 Februari 2012 0 komentar By: anasurba

Mari Lestarikan Alam Kita

Tanpa kita sadari dan kita ketahui,bahwa Sukabumi merupakan daerah yang subur,kaya akan keindahan alam. Kekayaan alam Indonesia yang melimpah ini menjadikan Indonesia negara kepulauan dan identik dengan julukan ZAMRUD KHATULISTIWA.

Alam Indonesia yang subur ini ,kini tengah kritis karena ulah penduduk bumi yang memiliki kesadaran tentang pelestarian lingkungan, akan tetapi di bagian lain disebabkan oleh kurang pengetahuan mengenai betapa pentingnya menjaga alam sehingga berdampak ketidakpedulian.

Seperti di Sukabumi yang dulu alamnya masih hijau dengan pohon-pohon yang rindang kini sebagian besar dari Sukabumi semakin gundul karena menurunnya kesadaran menjaga alam dan tidak melaksanakan tebang pilih yang dianjurkan.
Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah Sukabumi agar penduduk menyadari betapa pentingnya menjaga alam tapi hal itu sulit untuk diwujudkan karena kurangnya tekad dan kemauan dari setiap warga negara.

Satukan kekuatan berupa aksi mencintai alam dalam bentuk nyata, dengan membangun kesadaran semua pihak untuk sadar dalam mempergunakan segala yang bersumber dari alam serta meminimalisir penggunaan berbagai peralatan yang tidak mampu diurai alam.
Alam memiliki ambang batas kemampuan menyediakan kebutuhan manusia, sehingga bila kita memanfaatkan secara berlebihan, akan terjadi ketidakseimbangan alam, yang akan berdampak pada bencana. Jadi berbuat baiklah terhadap alam, maka alampun akan memahami dengan perilaku baik kita.
READ MORE - Mari Lestarikan Alam Kita

menjaga alam sangat penting bagi kehidupan

Alam adalah salah satu hal yang paling penting bagi kelangsungan ekosistem. Namun pada saat ini alam bumi kita sedang terancam. Kita lihat Indonesia di beberapa bagiannya, alam sudah tidak serimbun dulu menurut cerita orang tua. Sebagai contohnya Sukabumi, konon katanya dulu terkenal dengan julukan alamnya yang hijau dan udaranya yang sejuk, mungkin hal itu sudah mulai pudar. rasa dingin yang teramat di pegununganpun mulai berkurang, karena disepanjang perjalanan pegunungan terlihat hanya tumbuhan herba,sedangkan tumbuhan dengan perakaran kuat sudah mulai sedikit. Melihat kondisi tersebut, tidak heran kalo sering terjadi tanah longsong pada daerah perbukitan.
Penebangan hutan yang tanpa perhitungan dan tanpa antisipasi adalah salah satu penyebab makin meluasnya hutan gundul. Semua disebabkan karena kelakuan-kelakuan manuusia yang tidak bertanggung jawab. Apakah kita akan membiarkan hal ini terus terjadi?

Banyak sekali hal yang bisa dilakukan untuik menjaga kelestarian alam, dan ini bisa dilakukan oleh siapa saja. Contoh:
Hal yang bisa dilakukan oleh remaja :
- Belajar dan berusaha menjaga alam contoh : menanam pepohonan, ikut dalam komunitas pecinta lingkungan, mempelajari betapa pentingnya alam bagi kehidupan, dan masih banyak lagi.

Hal yang bisa dilakukan oleh seorang penebang pohon :
- Jadilah seorang penebang pohon yang bertanggung jawab, contohnya: menggunakan system tebang pilih, segera menanam kembali jika sudah menebang pohon, supaya hutan tidak menjadi gundul dan masih banyak lagi.

Hal yang bisa dilakukan Pemerintah :
- Optimalkan program penanaman 1000 pohon atau sukseskan GO GREEN, serta Berusaha mengajak masyarakant untuk melakukan reboisasi dan memperbanyak polisi hutan

Hal yang bisa dilakukan oleh para Guru :
- Mengajarkan kepada anak-anak supaya mencintai lingkungan, mengadakan lintas alam supaya anak-anak mengetahui betapa pentingnya alam bagi kelangsungan mahluk hidup

Nah banyak bukan cara yang bisa kita lakukan untuk melindungi dan melestarikan alam? kawan kita harus mau mencintai alam karena jika kita mencintai alam alam pun akan memberikan apa yang kita inginkan, ingat cinta itu bukan hanya untuk pacar, alam juga membutuhkan cinta dan kasih sayang.
READ MORE - menjaga alam sangat penting bagi kehidupan
Jumat, 24 Februari 2012 0 komentar By: anasurba

Contoh Text Pidato Perpisahan Sekolah

Tema : Perpisahan kakak kelas 3 SMAN 1 Srengat

Tujuan : Menyampaikan salam perpisahan kepada kakak kelas 3

Assalamu ‘Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Yang terhormat bapak kepala sekolah,yang kami hornati bapak/ibu guru,yang kami hormati para tamu undangan serta rekan-rekan yang berbahagia.

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kita rahmat, hidayah dan taufik-Nya sehingga kita bisa hadir di tempat ini, guna melaksanakan acara perpisahan kelas 3 SMAN 1 Srengat Tahun Ajaran 2012/2013.Pertama shalawat dan salam senantiasa kita haturkan untuk junjungan kita Nabi Allah Muhammad SAW, yang telah menyelamatkan kita dari zaman jahiliyah menuju zaman zakariyah.Kedua, terima kasih untuk panitia yang telah mengizinkan saya untuk berdiri di sini menyampaikan salam perpisahan ini di depan para hadirin sekalian.

Hadirin yang berbahagia,

Ini adalah hari terakhir bagi kakak-kakak sekalian berada di sekolah ini. Namun, segala apa yang telah kita lalui bersama merupakan kenangan terindah yang tak akan terlupakan. Ada banyak hal yang belum sempat kami lakukan bersama kakak. Sungguhpun kakak adalah panutan yang baik bagi kami. Senantiasa memberi kami nasihat dan tuntunan dalam belajar. Adakah hal yang lebih berharga dari kebersamaan. Kebersamaan yang membuat kita kuat, cerdas, dan tegar dalam membangun nama baik sekolah kita.

Hadirin yang dirahmati Allah

Sebuah ungkapan yang tak asing lagi bagi kita, “dimana ada pertemuan, disitu ada perpisahan”. Dua tahun lalu kita bertemu di tempat ini, dan ditempat ini pulalah kita berpisah. Inilah takdir manusia yang tak terelakkan. Kita tak bisa melawan waktu. Biarlah waktu itu berlalu seiring dengan linangan air mata kami.

Hadirin yang Allah muliakan

Kakak-kakakku tercinta, satu pesan buat kalian. Kalian adalah alumni-alumni yang baik lagi sopan. Perlihatkanlah sifat baik lagi sopan itu kepada orang-orang di luar sana. Buatlah hal itu menjadi ciri khas bagi alumni sekolah kita. Jagalah nama baik sekolah kita dimanapun kakak memijakkan kaki. Tetapkanlah hati dan pikiran kakak dalam kejujuran dan kebenaran, niscaya kalian akan menjadi orang-orang yang sukses dan berhasil di masa depan.

Hadirin dan hadirat yang kami hormati

Sekianlah pidato dari saya. Mudah-mudahan dapat mendatangkan berkah dan manfaat bagi kita semua.Terimakasih atas perhatiannya Lebih dan kurangnya mohon dimaafkan.

Wassalamu ‘Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

READ MORE - Contoh Text Pidato Perpisahan Sekolah
Jumat, 26 Agustus 2011 3 komentar By: anasurba

Go Green Tidak Hanya Menanam POhon

Meski tanaman sangat penting untuk menyerap CO2 dan melepas O2, akan tetapi sesungguhnya, gerakan GO GREEN tidak sekedar menanam pohon dan kembang. Bukan juga berarti bahwa semuanya sekarang harus berwarna hijau. Lucu sekali mendengar bahwa red carpet saat ini sudah mulai diganti dengan green carpet sesuai isu Go Green..
Go Green pada dasarnya adalah aksi untuk berupa penghematan penggunaan air, pengurangan polusi udara, penghematan pemakaian energi dan bahan bakar, pengurangan penggunaan bahan yang diambil dari alam (misalnya minyak bumi, dan barang yg terbuat dari bahan kayu dll), penciptaan lingkungan yang lebih meningkatkan kualitas manusia, dan sebagainya.
Go Green di Rumah
Sekitar 30 persen energi listrik di rumah digunakan untuk pendingin ruangan (tentu saja ini untuk rumah yang ber-AC). Karena itu sebaiknya dari awal rumah dirancang dengan bukaan yang memadai untuk memasukkan cahaya dan udara sehingga penggunaan listrik untuk lampu dan AC dapat dikurangi.
Suhu dalam rumah juga dapat dikurangi dengan penggunaan insulator panas. Biasanya ditempatkan di atap, berupa lapisan karet dan aluminium di bawah genteng. Penggunaan bahan ini dapat mengurangi pancaran panas ke dalam rumah. Jangan lupa kurangi penggunaan beton sebagai carport bila carportnya langsung terpapar matahari. Panas dari beton carport akan terpantul ke dalam rumah. Sebaiknya perbanyak penggunaan tanaman rumput sebagai alas di halaman atau carport.
Bila rumah menghadap barat, biasanya terpapar matahari yang cukup panas disore hari. Untuk mengurangi panas dalam rumah, gunakan second skin di jendela yang terpapar patahari. Second skin bisa berupa tirai bambu, kayu, aluminium dll yang dibuat sedemikian sehingga menahan panas matahari langsung sebelum mengenai jendela atau tembok.
Gunakan air secara optimal. Air hujan, buangan dari wastafel, kamar mandi (selain wc) dpat ditampung di bak tertentu. Kelebihannya dapat disalurkan ke dalam sumur resapan untuk menjaga ketersediaan air tanah dan mencegah banjir. Air yang ditampung dalam bak tadi masih sangat bermanfaat minimal untuk menyiram tanaman. Jadi hindarkan membuang langsung air tersebut ke got. Bila tidak punya sumur resapan, buatlah beberapa lubang kecil (diameter 10 cm, kedalaman min. 50 cm) di halaman untuk membantu air meresap ke dalam tanah. Bila dilakukan dalam skala luas, bisa mencegah banjir lho..
Hindarkan penggunaan bath tub kalau tidak perlu sekali. Mandi yang paling hemat adalah menggunakan shower. Penggunaan gayung dengan bak mandi masih lebih memboroskan air karena banyak air yang tertumpah percuma. Bila terpaksa menggunakan bak mandi, pakailah gayung yang ukurannya lebih kecil.
Perhatikan pula kran-kran air jangan sampai ada yang bocor. Cobalah kebiasaan baru untuk tidak memutar kran sampai mentok bila mencuci piring, cuci tangan dll di wastafel. Putar setengah atau kurang dari biasanya. Anda akan melihat betapa hematnya penggunaan air dengan kebiasaan baru ini.
Sedapat mungkin hindarilah penggunaan air panas untuk mandi. Iklim tropis Indonesia yang hangat, sebetulnya tidak mengharuskan kita untuk mandi dengan air hangat. Lagipula penggunaan water heater sangatlah boros listrik. Demikian juga bila harus memasak sepanci air setiap kali mandi. Bila memang memerlukan pemanas air, gunakanlah pemanas air bertenaga surya. Memang sedikit mahal awalnya, tetapi hitung-hitungannya lebih irit dan ramah lingkungan.
Lap tangan jangan dianggap remeh. Bawalah selalu sapu tangan kecil dan hindari penggunaan tissue. Tissue yang anda pakai bahannya terbuat dari kayu dan bambu. Tentu saja kita tidak mau hutan kita semakin rusak hanya karena manusia gemar memakai tissue bukan?
Di dapur, bukalah jendela saat sedang beraktifitas agar udara segar tetap mengalir. Dengan demikian anda sebetulnya tidak memerlukan cooker hood atau exhaust fan yang boros listrik dan berisik itu.
Memasak sebaiknya menggunakan pessure cooker (alat masak bertekanan). Ibu-ibu biasa menyebutnya panci presto. Alat ini dapat mempercepat proses memasakdan tentu saja menghemat bahan bakar. Alat masak yang anti lengket, jelas sangat membantu mengurangi penggunaan minyak goreng. Meski alatnya agak mahal, sesungguhnya penggunaan microwave untuk menghangat makanan masih lebih efisien dibandingkan menggunakan pemanas listrik atau kompor.
Biasakan pula untuk memilah sampah basah (organik) dan kering (anorganik). Limbah dapur seperti potongan sayur, buah, tulang ikan, makanan sisa dapat disatukan dalam kantong tersendiri. Terpisah dari sampah lain berupa kaleng, plastik, gelas, botol, besi dll. Pemisahan ini akan sangat membantu dalam proses daur ulang di tempat pembuangan akhir sampah.
Go Green di Jalan
Sekitar 2 juta orang meninggal setiap tahun di seluruh dunia karena penyakit yang disebabkan oleh udara yang kotor. Polusi udara merupakan penyebab utama penyakit kanker. 40 persen kasus asma pada anak disebabkan oleh kondisi udara yang tercemar. Polusi udara kita sudah cukup tinggi, jangan ditambah lagi. So, bila hanya ingin ke toko, kursus, sekolah, atau tempat kerja yang jaraknya tidak terlalu jauh, berjalan kaki mungkin pilihan terbaik. Atau gunakan sepeda yang tentu juga memberi dampak baik bagi kesehatan.
Bila terpaksa berkendaraan, gunakanlah kendaraan umum. Kurang comfort, gak usah nyerah. Masih bisa nebeng teman yang searah kan? Kalau gak gratis, ada kok perkumpulan nebeng (car pooling) yang menyediakan jasa nebeng pulang pergi ke kantor.
Bila semua itu memang tidak memungkinkan, barulah gunakan kendaraan pribadi. Pastikan kendaraan selalu dalam kondisi terawat untuk menjaga efisiensi penggunaan bahan bakar.

sumber saya dapat dari berbagai pihak
READ MORE - Go Green Tidak Hanya Menanam POhon
Senin, 22 Agustus 2011 1 komentar By: anasurba

Akibat Urbanisasi Terhadap Iklim

Populasi umat manusia dan segala aktivitasnya merupakan penyumbang terbesar emisi gas rumah kaca yang memicu pemanasan global. Namun para peneliti kini menemukan bahwa bukan ukuran populasi manusia saja yang berdampak pada kesehatan planet ini. Komposisi populasi dan lokasi di mana mereka tinggal juga memainkan peranan besar dalam emisi gas rumah kaca.

Urbanisasi dan usia lanjut adalah dua faktor yang amat mempengaruhi emisi gas karbon dioksida dunia selama 40 tahun mendatang. Hingga pertengahan abad ini, diperkirakan jumlah populasi dunia akan meningkat hingga lebih dari tiga miliar orang, dengan kenaikan yang amat pesat di daerah perkotaan.

Untuk mengetahui bagaimana perubahan demografi ini berdampak pada perubahan iklim, tim ilmuwan Amerika itu mengembangkan skenario pertumbuhan ekonomi, penggunaan energi dan emisi menggunakan simulasi komputer (model Populasi-Lingkungan-Teknologi atau PET).

Mereka juga menganalisis data dari survei yang mencakup 34 negara bagian dan perwakilan dari 61 persen populasi dunia untuk membuat estimasi karakteristik ekonomi dari tipe rumah tangga, termasuk suplai tenaga kerja serta kebutuhan barang konsumsi.

Secara keseluruhan, mereka menemukan, jika pertumbuhan populasi dapat mengikuti jalur pertumbuhan paling lambat yang diperkirakan oleh pakar demografi di Perserikatan Bangsa-Bangsa, pada 2050 mereka membantu memangkas 16-29 persen dari penurunan emisi yang diperlukan untuk menjaga temperatur tetap aman bagi kelangsungan hidup manusia di bumi. "Jika pertumbuhan populasi global melambat, hal itu tentu saja tak memecahkan masalah iklim. Namun itu dapat memberikan kontribusi, terutama dalam jangka panjang," kata Brian O'Neill, dari National Center for Atmospheric Research di Boulder, Colorado.

Tim itu menemukan bahwa pertumbuhan populasi urban dapat menyebabkan kenaikan emisi CO2 hingga 25 persen di sejumlah negara berkembang. Sebaliknya, orang usia lanjut dapat mengurangi tingkat emisi sampai 20 persen di sejumlah negara industri. Hal ini berkaitan dengan produktivitas, karena orang tua memiliki produktivitas tenaga kerja rendah, dan diasosiasikan dengan peningkatan ekonomi yang lebih lambat.
READ MORE - Akibat Urbanisasi Terhadap Iklim
Minggu, 21 Agustus 2011 1 komentar By: anasurba

cara mengurangi pemanasan global

GAS rumah kaca (GRK) sebenarnya muncul secara alami di lingkungan. GRK adalah gas-gas seperti CO2, N2O, CH4 yang ada di atmosfer yang menyebabkan efek rumah kaca. Efek rumah kaca (ERK) adalah kenaikan suhu akibat pantulan panas dari bumi diperangkap oleh GRK. Dalam keadaan normal dan seimbang, ERK ini amat berguna bagi kehangatan di bumi sehingga kehidupan nyaman. Tanpa GRK dan ERK yang normal dan seimbang, temperatur rata-rata bumi akan menjadi 33 derajat Celsius lebih dingin.
Akan tetapi, sekarang konsentrasi GRK menjadi lebih banyak akibat ulah manusia, seperti pembakaran bahan bakar minyak, penggundulan hutan, serta menimbun sampah sehingga berdampak terjadinya pemanasan global.
Pemanasan global adalah peristiwa peningkatan suhu rata-rata permukaan bumi akibat peningkatan jumlah emisi GRK di atmosfer. Pemanasan ini akan diikuti dengan perubahan iklim, seperti peningkatan curah hujan di beberapa belahan bumi sehingga menimbulkan bencana banjir dan longsor. Sebaliknya di belahan bumi yang lain mengalami musim kering yang berkepanjangan.
Beberapa dampak pemanasan global terhadap kehidupan manusia di antaranya, lahan pertanian kehilangan kesuburannya, iklim menjadi tidak menentu dan mengganggu pertanian serta ketahanan pangan, sedangkan nelayan akan terganggu karena meningkatnya intensitas badai.
Lebih jauh lagi, desa pantai terancam abrasi dan tenggelam karena perubahan muka air laut. Kenaikan permukaan laut hingga 15-95 cm diperkirakan akan menenggelamkan daerah pantai pada tahun 2100. Pemanasan global juga meningkatkan jumlah tanah kering dan kritis yang potensial menjadi gurun karena kekeringan yang berkepanjangan, mencairnya gletser di kutub namun terjadi krisis air di bumi, serta tatanan kehidupan perekonomian masyarakat rusak karena meningkatnya bencana alam. Juga akan meningkatkan frekuensi kebakaran hutan, memusnahkan berbagai jenis keanekaragaman hayati.
Selain itu, pemanasan global berdampak besar bagi kesehatan manusia. Salah satu penyakit yang kerap muncul akibat iklim yang tidak menentu adalah mewabahnya penyakit paru-paru. Bahkan sebuah riset menunjukkan, kenaikan suhu 1o C menyebabkan naiknya angka kematian menjadi 300.000 per tahun akibat penyakit dan mutu makanan mengandung bahan kimia.
Menghemat BBM
Salah satu solusi untuk mengurangi pemanasan global adalah dengan mengefisienkan penggunaan BBM dan gas. Beberapa di antaranya yang dapat dilakukan dengan mudah yaitu memilih produk dalam negeri karena produk impor akan membutuhkan BBM yang lebih banyak. Mengemudikan kendaraan dengan benar (ecodriving) juga akan menghemat BBM. Misalnya, tidak mengemudi dengan agresif dan pindah ke gigi yang lebih tinggi secepat mungkin juga jangan terlalu cepat saat pindah ke gigi yang lebih rendah.
Buat janji untuk pergi bersama dalam satu mobil dengan keluarga atau teman untuk menghemat BBM, jangan pergi sendiri-sendiri dengan mobil masing-masing jika arah tujuan sama atau sejalan. Bisa pula dengan bepergian dengan kendaraan umum yang sangat menghemat BBM karena dapat membawa banyak penumpang (bis, kereta api, angkot) dibandingkan dengan mobil pribadi. Berjalan kaki atau bersepeda di samping itu sangat baik untuk kesehatan, juga dapat menyelamatkan bumi dari polusi kendaraan bermotor.
Hijaukan pepohonan
Cara lainnya tentu saja melestarikan hutan alam. Keberadaan pepohonan berfungsi untuk menjaga keseimbangan pasokan air dan juga menjaga kualitas udara dengan menyerap polutan udara seperti CO2 yang dapat mengurangi kadar GRK. Pohon adalah pabrik oksigen bagi makhluk hidup. Satu pohon besar dapat menyumbangkan oksigen untuk dua orang. Akar pohon berfungsi menyerap dan menyimpan air sehingga membantu kita terhindar dari banjir di musim hujan dan kekeringan di musim kemarau. Pepohonan yang rindang dapat berfungsi sebagai AC alami karena dapat menurunkan suhu udara di sekitarnya.
Jika masyarakat masih saja kekurangan air untuk kebutuhan sehari-harinya, saat ini memang sulit untuk mendapatkan kualitas air yang bagus. Meski begitu, kita masih bisa menggantungkan kebutuhan akan air terhadap ketersediaan air hujan. Beberapa cara untuk menampung air hujan di antaranya membuat sumur resapan di bawah talang rumah, di halaman rumah atau di taman-taman kota. Dapat pula menggunakan konsep biopori yang semakin marak digalakkan juga merupakan cara yang baik.
Biopori berfungsi untuk mengatasi banjir karena meningkatkan daya resapan air. Serta untuk mengatasi sampah karena dapat mengubah sampah organik menjadi kompos. Selain itu, biopori dapat mengurangi emisi dari kegiatan mengompos sampah organik secara terbuka. Adanya biopori akan menggemburkan dan menyuburkan tanah, dan juga akan mengatasi masalah timbulnya genangan air yang dapat menjadi sarang nyamuk demam berdarah.

sumber : dari berbagi macam pihak.
READ MORE - cara mengurangi pemanasan global